Kamis, 27 Desember 2018
Untuk mengetahui Keunggulan dan Kelemahan Model Simulasi
BAB II
PEMBAHASAN
Pengertian Simulasi
Simulasi adalah suatu model hasil penyederhanaan suatu realitas. Selain harus mencerminkan situasi yang sebenarnya, simulasi harus bersifat operasional. Artinya simulasi menggambarkan proses yang sedang berlangsung. Maket sebuah bangunan adalah model dari bangunan yang sebenarnya tetapi bukan simulasi karena tidak untuk menggambarkan proses. Simulasi dapat bersifat fisik, verbal ataupun matematis.
Permainan simulasi menggabungkan unsur-unsur permainan dan simulasi yaitu dengan adanya setting, pemain, aturan, tujuan, dan penyajian model situasi sebenarnya. Permainan peran (role playing) berbeda dari yang lain karena memiliki tiga komponen yaitu:
Adanya skenario atau lingkunagan tempat terjadinya tindakan-tindakan.
Adanya sejumlah peran dengan berbagai karakternya yang harus dibawakan.
Adanya masalah yang harus dipecahkan oleh pemegang-pemegang peran tersebut.
Sekalipun berbeda-beda, semuanya dapat dikelompokkan kedalam satu istilah yaitu permainan.
Berdasarkan aturannya, permainan dapat dibedakan menjadi dua, yaitu: permainan yang aturannya ketat (misalnya catur) dan yang aturannya luwes (misalnya permainan peran). Atas dasar sifatnya,permainan diedakan atas permainan yang kompetitif dan yang nonkompetitif. Permainan yang kompetitif mempunyai tujuan yang jelas dan pemenang dapat diketahui secara cepat. Sebaliknya permainan yang kompetitif tidak mempuyai pemenang sama sekali karena pada hakekatnya pemai berkompetisi dengan sistem permainan itu sendiri.
2.2 Tujuan model pembelajaran simulasi
Melatih keterampilan tertentu baik bersifat operasional maupun bagi kehidupan sehari-hari
Memperoleh pemahaman tentang suatu konsep atau prinsip
Memecahkan masalah
Meningkatkan kreatifitas belajar
Memberikan motivasi belajar kepada siswa
Melatih siswa untuk mengadakan kerjasama dalam situasi kelompok
Menumbuhkan daya kreatif siswa, dan
Melatih siswa untuk mengembangkan sikap toleransi
Untuk membentuk sikap percaya diri pada siswa
Agar siswa lebih cakap dalam berpikir ilmiah
Jenis-jenis model simulasi
Role playing
Suatu model hasil penyederhaan suatu realitas, selain harus mencerminkan situasi yang sebenarnya simulasi harus bersifat operasional artinya dapat menggambar proses yang sedang berlangsung.
Simulasi games
Kontes antara pemain yang berinteraksi satu sama lain dengan mengikuti aturan-aturan tertentu untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu pula. Setiap permainan mempunyai empat komponen utama yaitu :
Adanya pemain
Adanya lingkungan dimana para pemain berinteraksi
Adanya aturan-aturan main
Adanya tujuan tujuan tertentu yang ingin dicapai
Sosiodrama
Dalam pembelajarannya yang dilakukan oleh kelompok untuk melakukan aktivitas belajar memecahkan masalah yang berhubungan dengan masalah individu sebagai makhluk sosial misalnya, hubungan anak dan orang tua, antara siswa dengan teman kelompoknya.
Langkah-langkah Model Pembelajaran Simulasi
Prosedur metode simulasi yang harus ditempuh dalam pembelajaran adalah, sebagai berikut:
Menetapkan topik simulasi yang di arahkan oleh guru
Menetapkan kelompok dan topik-topik yang akan dibahas
Simulasi diawali dengan petunjuk dari guru tentang prosedur, teknik, dan peran yang dimainkan
Proses pengamatan terhadap proses, peran, teknik dan prosedur dapat dilakukan dengan diskusi
Kesimpulan dan saran dari kegiatan simulasi
Kelebihan dan Kelemahan model Simulasi
Sebagai media penddikan, permainan mempunyai beberapa kelebihan berikut ini :
Permainan adalah sesuatu yang menyenangkan untuk dilakukan dan sesuatu yang menghibur. Permainan menjadi menarik sebab di dalamnya ada unsur kompetisi, ada keragu-raguan karena kita tak tahu sebelumnya siapa yang bakal menang dan kalah.
Permainan memungkinkan adanya pertisipasi aktif dari siswa untuk belajar. Seperti kita ketahui, belajar yang baik adalah belajar yang aktif. Permainan mempunyai kempuan untuk melibatkan siswa dalam proses belajar secara aktif. Di dalam kegiatan belajar yang menggunakan permainan, pernanan guru atau tutor tidak kelihatan ttetapi interaksi antar siswa atau warga belajar menjadi lebih menonjol.
Selain kelebihan media permainan juga memiliki kelemahan/kekurangan, antara lain:
Semua orang harus mengerti dan mengenal aturan atau teknis pelaksanaannya sehingga tidak larut atau asyik
Dalam mensimulasikan situasi sosial, permainan cenderung terlalu menyederhanakan konteks sosialnya, sehingga siswa kemungkinan akan memperoleh kesan yang salah
Permainan hanya melibatkan beberapa orang siswa, padahal dalam proses pembelajaran keterlibatan seluruh siswa sangat diharapkan agar tujuan dapat tercapai secara efektif dan efisien.
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Dengan demikian dengan megetahui pengertian dari model pembelajaran simulasi maka guru dan siswa mengetahui apa yang di maksud model pembelajaran simulasi.
Dari materi diatas maka model pembelajaran sumulasi dapat mempengaruhi proses proses pembelajran serta mencapai dari tujuan pembelajaran simulasi.
Dapat dikatahui bahwa jenis model pembelajaran simulasi ada 3 yaitu: Role playing, Simulasi games, dan Sosiodrama.
Dapat diketahui prosedur dalam menjalankan model pembelajaran simulasi.
Dan dapat di ketahui model pembelajaran simulasi mempunyai kelebihan dan kelemahan akan tetapi kelmahan ini tidak mengurangi dari kelebihan model simulasi ini.
Saran
Semoga Makalah yang kami buat dapat bermanfaat bagi kita semua yang membacannya. Dan dalam pembuatan makalah ini kami sadar bahwa masih banyak kekurangan yang perlu di perbaiki. Kritik dan saran yang membangun kami harapkan untuk masukan dalam pembuatan makalah selanjutnya.
DAFTAR PUSTAKA
Arif S. Sadiman dkk, Media Pendidikan, Kendari: PT. Raja Grafindo Persada
Hadi Machmud,2006, Media Pembelajaran, Kendari.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar